Madu Mongso, Resep Turun Temurun Keluarga Cupang

Madu Mongso…..

Bagi warga Tulungagung, kampung halaman Cupang, dan sekitarnya, tentu gak asing lagi dengan jajanan yang bernama Madu mMongso. Dinamai Madu Mongso, karena jajanan ini rasanya manis legit seperti madu, sedangkan mongso dalam bahasa Jawa berarti musim, karena jajanan ini biasanya disajikan waktu lebaran, hajatan atau mantenan, jadi bersifat musiman.

Di keluarga besar Cupang, jajanan Madu Mongso ini hampir hampir menjadi suguhan wajib tiap lebaran tiba. Resep khusus Madu Mongso khas keluarga Cupang telah diwariskan turun temurun dari moyang Cupang. Inilah warisan kuliner asli leluhur, terutama di tanah Jawa, sPR bagi kita untuk tetap melestarikan merawat dan menjaganya, jangan sampai ada yang mencuri nya lagi.

Obrolan sederhana pada jejaring teman-teman Cupang rupanya mengusik rasa penasaran teman-teman. Jika teman-teman berminat mencoba resep leluhur Cupang, ini dia resepnya :

madumongso

Bahan :

1 kg ketan hitam dibikin tape

1/2 kg gula aren/Jawa

Santan dari 1 butir kelapa ukuran besar

Cara Pengolahan :

1. Rebus santan bersama gula aren/Jawa hingga mendidih dan berminyak, dalam bahasa Jawa disebut moto ulo.

2. Setelah rebusan bersifat moto ulo maka tape ketan bersama badeg nya (badeg adalah air hasil fermentasi tape) dimasukkan dan diaduk-aduk hingga bersifat kalis atau bisa dipilin. Air badeg ikut dimasukkan supaya menghasilkan aroma Madu Mongso yang khas.

3. Setelah adonan bisa dipilin, angkat dan dinginkan. Setelah dingin baru dibungkusi dengan kertas minyak atau plastik bercorak agar menarik.

Nah…inilah rahasia kedahsyatan rasa Madu Mongso khas leluhur Cupang. Selamat mencoba….

Refleksi Berpuasa : dari Catatan Kang Hasan

Merasakan keluhan beberapa teman yang di rantau, di negeri sekuler, ini menjalani ibadah shaum ramadan dan mengambil pelajaran darinya, rasanya cukup berarti dan layak untuk dibagi buat teman-teman yang lain untuk sama-sama mengambil hikmahnya. Beberapa komentar yang cukup mengelus dada, sehingga ada teman yang kebetulan merantau juga di negeri orang yang mendiskusikannya di Facebook.  Terima kasih Mas Panji buat inspirasinya, sekalipun cuman ngopi paste tapi renungan itu sangat layak kita refleksikan kembali buat ibadah kita.

Minoritas Muslim Berpuasa

Oleh kanghasan – 20 Augustus 2009 – Dibaca 3381 Kali – dari http://public.kompasiana.com/2009/08/20/minoritas-muslim-berpuasa/

Sudah hampir sepuluh tahun saya bermukim dan melewatkan suasana bulan Ramadhan di Jepang. Sudah kurang lebih sepuluh kali bulan Ramadhan saya lalui sebagai bagian dari 100 ribu muslim di tengah 120 juta penduduk Jepang. Itu berarti sudah selama itu pula saya menjalani kehidupan sebagai seorang muslim minoritas. Pengalaman beribadah dan berdakwah, khususnya suasana bulan Ramadhan, sungguh berbeda dengan yang sebelumnya saya alami di negeri sendiri, di mana Islam merupakan agama mayoritas. Perbedaan itu, untungnya, justru memberikan banyak pelajaran berharga untuk direfleksikan bagi kehidupan beragama di tanah air.

Ramadhan di Jepang adalah Ramadhan yang hening. Di malam hari kita tak mendengar peningkatan volume keriuhan suara karena ada tambahan suara dari mesjid-mesjid. Pun tak ada suara dari ritual membangunkan orang untuk sahur. Setiap orang mengatur sendiri waktu shalat, sahur, atau berbuka puasa berdasarkan jadwal shalat yang informasinya dengan mudah diperoleh di internet.

Kaum muslimin juga tidak mendapat “perlindungan” khusus dari pemerintah Jepang yang sekuler itu. Tidak ada anjuran untuk menghormati orang yang berpuasa, karena sebagian besar masyarakat Jepang bahkan tidak tahu bahwa kita sedang berpuasa.

Sake (minuman keras) memiliki tempat yang penting dalam budaya dan dunia bisnis Jepang. Karenanya di manapun kita akan dengan mudah menemukan kedai sake atau bar yang bergaya barat. Di kawasan tertentu tempat-tempat minum hadir bersama hiburan malam dengan wanita/pria penghibur. Jenis hiburan yang disediakan beragam, dari yang sekedar teman minum hingga teman tidur.

Semua tempat minum dan hiburan itu tentu saja tetap berbisnis seperti biasa sepanjang bulan Ramadhan. Tak ada peraturan yang membuat mereka harus menghentikan bisnis dalam rangka menghormati bulan Ramadhan atau orang-orang yang sedang berpuasa.

Demikianlah, minoritas muslim di Jepang tetap khusuk menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan meski tidak dibuat kondisi khusus untuk itu. Tempat-tempat ibadah berupa mesjid dan islamic center di beberapa kota tertentu, ruangan di kedutaan, kampus, atau ruangan apa saja yang disulap menjadi tempat ibadah sementara, dipenuhi hadirin untuk shalat berjamaah, tadarus, atau pengajian. Tidak diperlukan suara hiruk pikuk untuk membuat orang hadir di tempat ibadah.

Kaum muslimin yang sedang berpuasa tidak merasa terganggu oleh aktivitas makan-minum orang-orang Jepang di tempat umum. Mereka bahkan tidak merasa terganggu dengan tetap beroperasinya tempat-tempat hiburan malam. Alasannya sederhana, karena keseharian mereka memang tidak pernah bersinggungan dengan aktivitas di tempat-tempat tersebut.

Singkat kata, kaum muslimin dapat beribadah dengan tenang dan khusuk tanpa memerlukan pengkondisian secara khusus. Karenanya berbagai pengkondisian menjelang dan selama bulan Ramadhan di tanah air patut dipertanyakan urgensinya.

Seperti kita ketahui, banyak peraturan khusus yang dikeluarkan pemerintah daerah dalam rangka menghormati bulan Ramadhan dan orang yang berpuasa. Tempat-tempat hiburan malam harus ditutup selama bulan Ramadhan. Di beberapa daerah ada Perda yang melarang orang berjualan makanan atau makan di tempat umum di siang hari. Tujuannya adalah agar orang-orang tak terganggu puasanya.

Saya masih sulit memahami kalau aktivitas makan-minum orang lain bisa mengganggu puasa kita. Demikian lemahkah iman kita sehingga kita bisa tergoda hanya dengan melihat orang lain makan? Demikian pula, mungkinkah kekhusukan ibadah kita terganggu dengan aktivitas di tempat hiburan malam kalau kita sama sekali tidak pernah mengunjungi tempat-tempat itu?

Puasa adalah ekspresi ketundukan. Puasa adalah ekspresi hubungan khusus antara hamba dengan Khaliknya. Puasa semestinya dilakukan dalam kesunyian relung pribadi. Tapi yang kita lakukan justru sebaliknya. Kita mengumumkan puasa kita. Bahkan kita menuntut orang untuk menghormati kita.
Lalu, ibadah malam kita tak jarang riuh rendah, hampir semuanya kita lakukan dengan loud-speaker bertenaga besar. Mulai dari azan, shalat, ceramah, zikir, tadarus, hingga aktivitas membangunkan orang untuk sahur. Ramadhan, bagi sebagian non-muslim adalah bulan dengan peningkatan intensitas kebisingan.

Masihkah tersisa ekspresi ketundukan dalam puasa yang demikian itu? Wallahu a’lamu.

Sendai, 28 September 2006

Dirgahayu Indonesiaku, Dirgahayu wahai Cupang….

Merdeka!!

Pekik Merdeka berkumandang dimana-mana. Berbagai acara digelar dalam rangka memperingati hari dimana penjajahan terusir dari bumi pertiwi. Dan mulai saat itulah dimulailah hari demi hari membangaun negeri, hingga 64 tahun kemudian, dan…hari ini selayaknyalah kita bersyukur, masih merasakan nikmat kemerdekaan sebagai hasil jerih payah pahlawan-pahlawan pendahulu yang telah menghadiahkan sebuah kemerdekaan bagi bangsa dan negeri ini.

bunga bendera

Indonesia tanah air beta….
pusaka abadi nan jaya…
Indonesia sejak dulu kala….
tetap di puja-puja bangsa….
disana tempat lahir beta…
dibuai dibesarkan bunda…
tempat berlindung di hari tuuuuuaaaa…
sampai akhir menutup mata…. :’(

Dirgahayu Indonesiaku…..

Semoga hari-hari ke depan negeri ini tetap berbenah, tetap indah dan tetap jaya!!

card Bday

Dan hari ini….dengan segenap rasa tercurah untuk panjatan syukur kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan segala kenikmatan dan kasih sayangNYA yang terus-menerus tercurah tak ada habisnya. Dan terima kasih juga buat teman-teman, karib kerabat, dan semua pihak pada ke 31 tahun usia saya yang telah memberikan perhatian dan do’a adalah kasih sayang terindah dari para sahabat yang tak dapat dinilai dengan apapun jua. Terima Kasih…Love U All….

A Poem for The Children’s Day in Cupang World

ANAKMU (puisi karya : Khalil Gibran)
Anakmu bukan milikmu
Mereka putera-puteri Sang Hidup yang rindu pada diri sendiri
Lewat engkau mereka lahir, namun tidakdari engkau
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu
Berikan mereka kasih-sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,
Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri
Patut kauberikan rumah untuk raganya, tapi tidak untuk jiwanya
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan
Yang tiada dapat kaukunjungi, sekalipun dalam impian
Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam di masa lampau
Kaulah busur, dan anak-anakmulah, anak panah yang meluncur
Sang Pemanah maha tahu sasaran bidikan keabadian,
Dia merentangmu dengan kekuasaan-nya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat
Meliuklah dengan sukacita dalam rentangan tangan Sang pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat,
Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap
=============================
Ulil dan Syahmi anakku…
Jadilah permata dengan sinar yang cemerlang
Jadilah embun dengan tetes-tetes kesejukan
Jadilah bunga dengan aroma yang mengharumkan
Puji syukur kehadirat Mu Ya Robbi yang telah menganugerahiku anak-anak yang lucu-lucu,
AmanahMu merupakan anugerah terindah dalam hidupku
Terima kasih Yaa Robb….
ku berharap bimbinganmu senantiasa menyertai langkah-langkahku agar aku tetap mampu memikul amanah dariMu ini dengan sekuat kemampuan pundakku
jika kerapuhan kelak mendatangiku, kuatkanlah…
papahlah aku hingga senyum di akhir hayatku menjadi kenikmatan disaat anak-anak titipanMu itu mengalirkan panjatan do’a padaMu untukku….
ANAKMU (puisi karya : Khalil Gibran)
Anakmu bukan milikmu
Mereka putera-puteri Sang Hidup yang rindu pada diri sendiri
Lewat engkau mereka lahir, namun tidakdari engkau
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu
Berikan mereka kasih-sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,
Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri
Patut kauberikan rumah untuk raganya, tapi tidak untuk jiwanya
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan
Yang tiada dapat kaukunjungi, sekalipun dalam impian
Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam di masa lampau
Kaulah busur, dan anak-anakmulah, anak panah yang meluncur
Sang Pemanah maha tahu sasaran bidikan keabadian,
Dia merentangmu dengan kekuasaan-nya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat
Meliuklah dengan sukacita dalam rentangan tangan Sang pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat,
Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap
=============================
Ulil dan Syahmi anakku…
Jadilah permata dengan sinar yang cemerlang
Jadilah embun dengan tetes-tetes kesejukan
Jadilah bunga dengan aroma yang mengharumkan
Puji syukur kehadirat Mu Ya Robbi yang telah menganugerahiku anak-anak yang lucu-lucu,
AmanahMu merupakan anugerah terindah dalam hidupku
Terima kasih Yaa Robb….
ku berharap bimbinganmu senantiasa menyertai langkah-langkahku agar aku tetap mampu memikul amanah dariMu ini dengan sekuat kemampuan pundakku
jika kerapuhan kelak mendatangiku, kuatkanlah…
papahlah aku hingga senyum di akhir hayatku menjadi kenikmatan disaat anak-anak titipanMu itu mengalirkan panjatan do’a padaMu untukku….
ANAKMU (puisi karya : Khalil Gibran)
Anakmu bukan milikmu
Mereka putera-puteri Sang Hidup yang rindu pada diri sendiri
Lewat engkau mereka lahir, namun tidakdari engkau
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu
Berikan mereka kasih-sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,
Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri
Patut kauberikan rumah untuk raganya, tapi tidak untuk jiwanya
Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan
Yang tiada dapat kaukunjungi, sekalipun dalam impian
Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu
Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam di masa lampau
Kaulah busur, dan anak-anakmulah, anak panah yang meluncur
Sang Pemanah maha tahu sasaran bidikan keabadian,
Dia merentangmu dengan kekuasaan-nya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat
Meliuklah dengan sukacita dalam rentangan tangan Sang pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat,
Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap.###
Dua anak
Ulil dan Syahmi anakku…
Jadilah permata dengan sinar yang cemerlang
Jadilah embun dengan tetes-tetes kesejukan
Jadilah bunga dengan aroma yang mengharumkan
Puji syukur kehadirat Mu Ya Robbi yang telah menganugerahiku anak-anak yang lucu-lucu,
AmanahMu merupakan anugerah terindah dalam hidupku
Terima kasih Yaa Robb….
ku berharap bimbinganmu senantiasa menyertai langkah-langkahku agar aku tetap mampu memikul amanah dariMu ini dengan sekuat kemampuan pundakku
jika kerapuhan kelak mendatangiku, kuatkanlah…
papahlah aku hingga senyum di akhir hayatku menjadi kenikmatan disaat anak-anak titipanMu itu mengalirkan panjatan do’a padaMu untukku….

Amazing moment, Gerhana Matahari Total tanggal 22 Juli 2009

Berjuta umat utamanya dibagian Asia akan menyaksikan amazing moment dimana terjadi gerhana matahari total Gerhana matahari 22 Juli 2009 adalah gerhana matahari total (GMT) dengan magnitudo 1,0799 selama 6 menit 39 detik, mulai utara kota Mumbai, India hingga ke arah timur menyeberangi kawasan India, Nepal, melewati Bangladesh, China, India, Nepal dan Samudra Pasifik bagian tengah sebelum berakhir di Samudra Pasifik.
Menurut data yang disebutkan oleh situs NASA Eclipse, gerhana nanti akan dimulai saat bayangan penumbra Bulan untuk pertama kalinya sampai ke permukaan Bumi (kontak pertama penumbra) pada pukul 23.58 GMT atau 06.58 WIB, dan berakhir saat terakhir kali penumbra Bulan “menyentuh” bagian terluar piringan Bumi (kontak keempat penumbra) pada pukul 05.12 GMT atau 12.12 WIB. Sementara fase total gerhana akan dimulai pada pukul 00.51 GMT atau 07.51 WIB dan berakhir pukul 04.19 GMT atau 11.19 WIB. Fase total terlama pada gerhana kali ini (selama 6 menit 38,8 detik) akan terjadi di posisi 24° 12,6′ LU dan 144° 6,4′ BT, yang sayangnya berada di tengah-tengah laut.
Berjuta umat utamanya dibagian Asia akan menyaksikan amazing moment dimana terjadi gerhana matahari total Gerhana matahari 22 Juli 2009 adalah gerhana matahari total (GMT) dengan magnitudo 1,0799 selama 6 menit 39 detik, mulai utara kota Mumbai, India hingga ke arah timur menyeberangi kawasan India, Nepal, melewati Bangladesh, China, India, Nepal dan Samudra Pasifik bagian tengah sebelum berakhir di Samudra Pasifik.
Menurut data yang disebutkan oleh situs NASA Eclipse, gerhana nanti akan dimulai saat bayangan penumbra Bulan untuk pertama kalinya sampai ke permukaan Bumi (kontak pertama penumbra) pada pukul 23.58 GMT atau 06.58 WIB, dan berakhir saat terakhir kali penumbra Bulan “menyentuh” bagian terluar piringan Bumi (kontak keempat penumbra) pada pukul 05.12 GMT atau 12.12 WIB. Sementara fase total gerhana akan dimulai pada pukul 00.51 GMT atau 07.51 WIB dan berakhir pukul 04.19 GMT atau 11.19 WIB. Fase total terlama pada gerhana kali ini (selama 6 menit 38,8 detik) akan terjadi di posisi 24° 12,6′ LU dan 144° 6,4′ BT, yang sayangnya berada di tengah-tengah laut.
Berjuta umat utamanya dibagian Asia akan menyaksikan amazing moment dimana terjadi gerhana matahari total Gerhana matahari 22 Juli 2009 adalah gerhana matahari total (GMT) dengan magnitudo 1,0799 selama 6 menit 39 detik, mulai utara kota Mumbai, India hingga ke arah timur menyeberangi kawasan India, Nepal, melewati Bangladesh, China, India, Nepal dan Samudra Pasifik bagian tengah sebelum berakhir di Samudra Pasifik.
Menurut data yang disebutkan oleh situs NASA Eclipse, gerhana nanti akan dimulai saat bayangan penumbra Bulan untuk pertama kalinya sampai ke permukaan Bumi (kontak pertama penumbra) pada pukul 23.58 GMT atau 06.58 WIB, dan berakhir saat terakhir kali penumbra Bulan “menyentuh” bagian terluar piringan Bumi (kontak keempat penumbra) pada pukul 05.12 GMT atau 12.12 WIB. Sementara fase total gerhana akan dimulai pada pukul 00.51 GMT atau 07.51 WIB dan berakhir pukul 04.19 GMT atau 11.19 WIB. Fase total terlama pada gerhana kali ini (selama 6 menit 38,8 detik) akan terjadi di posisi 24° 12,6′ LU dan 144° 6,4′ BT, yang sayangnya berada di tengah-tengah laut.
Berjuta umat utamanya dibagian Asia akan menyaksikan amazing moment dimana terjadi gerhana matahari total Gerhana matahari 22 Juli 2009 adalah gerhana matahari total (GMT) dengan magnitudo 1,0799 selama 6 menit 39 detik, mulai utara kota Mumbai, India hingga ke arah timur menyeberangi kawasan India, Nepal, melewati Bangladesh, China, India, Nepal dan Samudra Pasifik bagian tengah sebelum berakhir di Samudra Pasifik.
Menurut data yang disebutkan oleh situs NASA Eclipse, gerhana nanti akan dimulai saat bayangan penumbra Bulan untuk pertama kalinya sampai ke permukaan Bumi (kontak pertama penumbra) pada pukul 23.58 GMT atau 06.58 WIB, dan berakhir saat terakhir kali penumbra Bulan “menyentuh” bagian terluar piringan Bumi (kontak keempat penumbra) pada pukul 05.12 GMT atau 12.12 WIB. Sementara fase total gerhana akan dimulai pada pukul 00.51 GMT atau 07.51 WIB dan berakhir pukul 04.19 GMT atau 11.19 WIB. Fase total terlama pada gerhana kali ini (selama 6 menit 38,8 detik) akan terjadi di posisi 24° 12,6′ LU dan 144° 6,4′ BT, yang sayangnya berada di tengah-tengah laut.
Berjuta umat utamanya dibagian Asia akan menyaksikan amazing moment dimana terjadi gerhana matahari total Gerhana matahari 22 Juli 2009 adalah gerhana matahari total (GMT) dengan magnitudo 1,0799 selama 6 menit 39 detik, mulai utara kota Mumbai, India hingga ke arah timur menyeberangi kawasan India, Nepal, melewati Bangladesh, China, India, Nepal dan Samudra Pasifik bagian tengah sebelum berakhir di Samudra Pasifik.
Menurut data yang disebutkan oleh situs NASA Eclipse, gerhana nanti akan dimulai saat bayangan penumbra Bulan untuk pertama kalinya sampai ke permukaan Bumi (kontak pertama penumbra) pada pukul 23.58 GMT atau 06.58 WIB, dan berakhir saat terakhir kali penumbra Bulan “menyentuh” bagian terluar piringan Bumi (kontak keempat penumbra) pada pukul 05.12 GMT atau 12.12 WIB. Sementara fase total gerhana akan dimulai pada pukul 00.51 GMT atau 07.51 WIB dan berakhir pukul 04.19 GMT atau 11.19 WIB. Fase total terlama pada gerhana kali ini (selama 6 menit 38,8 detik) akan terjadi di posisi 24° 12,6′ LU dan 144° 6,4′ BT, yang sayangnya berada di tengah-tengah laut.

Berjuta umat utamanya dibagian Asia akan menyaksikan amazing moment dimana terjadi gerhana matahari total Gerhana matahari 22 Juli 2009 adalah gerhana matahari total (GMT) dengan magnitudo 1,0799 selama 6 menit 39 detik, mulai utara kota Mumbai, India hingga ke arah timur menyeberangi kawasan India, Nepal, melewati Bangladesh, China, India, Nepal dan Samudra Pasifik bagian tengah sebelum berakhir di Samudra Pasifik.

gerhanamthr

Menurut data yang disebutkan oleh situs NASA Eclipse, gerhana nanti akan dimulai saat bayangan penumbra Bulan untuk pertama kalinya sampai ke permukaan Bumi (kontak pertama penumbra) pada pukul 23.58 GMT atau 06.58 WIB, dan berakhir saat terakhir kali penumbra Bulan “menyentuh” bagian terluar piringan Bumi (kontak keempat penumbra) pada pukul 05.12 GMT atau 12.12 WIB. Sementara fase total gerhana akan dimulai pada pukul 00.51 GMT atau 07.51 WIB dan berakhir pukul 04.19 GMT atau 11.19 WIB. Fase total terlama pada gerhana kali ini (selama 6 menit 38,8 detik) akan terjadi di posisi 24° 12,6′ LU dan 144° 6,4′ BT, yang sayangnya berada di tengah-tengah laut.

Berbahagialah masyarakat Sabang dan Banda Aceh yang dapat menyaksikan gerhana matahari total terlama di abad ini mulai pukul 07.15 WIB dan puncaknya pada 07.59 WIB, yang berakhir pada 08.49 WIB.Peristiwa alam itu juga dapat dilihat di Sumatera Barat; Jambi; Indonesia bagian utara, yaitu Kalimantan bagian utara; Maluku bagian utara; serta Papua dan Jayapura yang terjadi pada pukul 11.12 WITA, memiliki persentase ketertutupan piringan matahari yang ditutup piringan bulan 29,7 persen. Untuk melihat gerhana matahari yang paling baik arah pandang ke sebelah timur, tapi sebaiknya tidak melihat langsung tanpa alat karena dapat merusak mata.
Solar_eclipse_animate_(2009-Jul-22)
Subhanallah…inilah lagi bukti kebesaran Allah, semoga umat yang menghuni alam ini makin diberi ketebalan iman dengan amazing moment ini.
Pada kesempatan ini Cupang ingin mengucapkan super tengkyu buat semua yang telah mensupport dan full pray nya buat Cupang dengan amazing event with amazing process behind the children’s day in Surabaya hingga membawa pulang sebuah piala dari cabang lomba Alat Permainan Edukatif Kreatif. Tengkyu…Tengkyu…
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.