Memelihara Cupang “Beneran” Sebagai Upaya Mengasah Kecerdasan Natural Pada Anak

Membuat blog dengan mengambil nama cupangkolam awalnya sekedar nama ceplosan saja, ketertarikan dari warna-warna indah ikan cupang, pola hidup dan kehidupan ikan cupang. Tanpa sengaja pada hari minggu kemarin, cupang imut dan cupang lucu pingin jalan-jalan sekedar refreshing ke pasar senggol, sebuah pasar yang menjual jajanan tradisional khas Tulungagung. Berbagai jajanan menarik, mainan anak-anak sampai ikan cupang beneran pun ada yang jual di pasar senggol itu (Nantikan cerita tentang pasar Senggol).

“Mama, kakak pingin pelihara cupang, Ma, belikan ya?” kata cupang imut tertarik karena tempat digelarnya dagangan ikan cupang beneran dikerumuni anak-anak kecil yang riuh asyik membicarakan kehebohan mereka mengoleksi ikan cupang di rumah.

“Kakak mama ijinkan beli dan pelihara, tapi harus janji mau melihara ikannya dengan baik, disayangi, dikasih makan, diganti airnya jika kotor, kalaupun kakak mau, mama juga ijinkan kok kalo pingin mengembangbiakkan, tapi kakak juga mesti pelajari juga tehniknya….Mau?”

Wajah sumringah menghiasi muka mungil cupang imutku seketika itu, tanpa basa basi langsung jongkoklah dia bergabung dengan kerumunan anak-anak kecil di depan gelaran dagangan ikan cupang sambil nyerocos panjang lebar, bertanya ini itu pada si penjual ikan cupang.

Hal yang sederhana dan tanpa sengaja ini, rupanya telah membuat suasana baru bagi kakak yang hari-harinya tambah semangat, mulai mengatur waktu buat sekolah, belajar, les dan satu kesibukan barunya memelihara ikan cupang. Dan tanpa sengaja juga ternyata memelihara ikan cupang bagus untuk menanamkan nilai-nilai untuk anak, utamanya menanamkan kasih sayang terhadap makhluk hidup, rajin tekun dan disiplin, juga mampu sebagai wahana eksperimen anak dengan mengenal beberapa klon dalam satu species, teknik pemeliharaan, dan teknik persilangan dalam satu species.

Dalam beberapa referensi disebutkan bahwa ada 9 jenis kecerdasan yang dapat diasah sejak dini yaitu : kecerdasan logis matematis, kecerdasan kinetetis, kecerdasan mental spiritual, kecerdasan natural, kecerdasan social, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpersonal, kecerdasan linguistik, kecerdasan music.

Memelihara ikan cupang sangat sederhana dan mudah dilakukan anak usia 7-12 tahun dan dapat digunakan sebagai upaya orangtua dalam menanamkan nilai-nilai pada anak sekaligus mengasah kecerdasan natural pada anak-anak. Tertarik nyoba? Monggo lho……

cupangku

cupangku

2 Komentar

  1. Jadi pengin nyoba…

    lha monggo to Pak…..:-)

  2. Mau ngadaptasi cara boleh kan? soalnya ketika kakakku sedang kerja, aku suka nemani kponakanku yg sangat aktif dan pintar, sukanya main boneka dan saya sering menggambar kura2, ikan, gurita di kertas potong sebagai bahan cerita. Nah, kalau ikan beneran saya belum pernah. Kali ini mau kubelikan ikan cupang. Terima kasih atas artikel bagus ini.
    Cuap Cupang
    Sip…bagus kalo mengarahkan anak-anak yang aktif pada real aplication, mulai dr hal-hal sederhana, seperti memberi makan, membantu mencuci tempat ikan, dll. Monggo dicoba…tengkyu jugak mampirnya…:-)


Comments RSS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s